Dampak Pemanasan Global Bagi Indonesia
Pemanasan Global yang bermuara pada perubahan iklim khususnya di negara kita sungguh memiliki dampak yang sangat serius. IPCC menyatakan bahwa kenaikan suhu Bumi periode 1990 - 2005 antara 0.15 - 0.13 derajat Celcius, jika kondisi ini dibiarkan maka diprediksikan periode 2050 - 2070 suhu Bumi akan naik pada kisaran 4,2 derajat Celcius. Padahal Emil Salim bilang jika naik 2 derajat Celcius saja maka kehidupan di Bumi akan bubar.
Dampak yang ditimbulkan bagi negara kita jika tanpa ada upaya pencegahan maka kita akan kehilangan 2.000 pulau karena air laut akan naik pada ketinggian 90 cm. Tadinya kita memiliki 17.504 pulau tapi kini tinggal 17.480 pulau oleh sebab naiknya air laut dan usaha penambangan. Kehilangan asset 2.000 pulau akan luar biasa dampaknya yang berujung pada penyempitan wilayah kedaulatan RI.
Juga kenaikan air laut akan menurunkan pH air laut ; setiap kenaikan 14 - 43 cm maka pH air laut akan turun dari 8,2 menjadi 7,8 - akibat seriusnya akan menghambat pertumbuhan dan akhirnya akan mematikan biota dan terumbu karang. Ujung-ujungnya adalah dampak ekonomis dengan terjadinya pola perubahan habitat, migrasi dan populasi ikan serta hasil laut lainnya.
Lebih lanjut lagi ancaman serius bagi kota-kota pesisir seperti Jakarta, Semarang dan Surabaya misalnya. Akan banyak wilayah pesisir perkotaan akan terendam dan akan terjadi pergeseran wilayah pantai. Karena setiap kenaikan 10 cm air laut akan menggenangi 10 meter persegi wilayah pesisir. Hal ini tentu akan berimplikasi pada akibat sosial ekonomi masyarakat.
Hal lain adalah soal ketahanan pangan. Saat ini saja misal di Pulau Jawa, Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa Barat. DAS Citarum dengan luas wilayah 6.080 km2 dan dengan panjang sungai 269 km nyatanya tidak memberikan kontribusi baik untuk mengairi areal persawahan. Maklum sepanjang DAS Citarum ada 11 juta jiwa bermukim dan 10.000 perusahaan yang memanfaatkan Citarum. Akibatnya terlihat produktifitas padi Tahun 2005 adalah 9.787.217 ton menjadi 9.418.572 ton pada Tahun 2006. Jadi ada penurunan sebesar 368.645 ton padi.
Hal serupa juga sama dengan DAS Brantas di Jawa Timur. Tahun 2006 produksi padi sebesar 9.346.947 ton menjadi 9.126.356 ton pada Tahun 2007. Ada penurunan sebesar 220.519 ton. Dan di Jawa Tengah juga sama dari 8.729.291 ton (2006) menjadi 8.378.854 ton (2007), penurunan sebesar 350.436 ton.
Ketahanan pangan memang menjadi salah satu titik perhatian utama ; sebab kelangsungan negara ini tentu bertumpu pada ketersediaan padi disamping alternatif bentuk pangan lain seperti umbi-umbian dan biji-bijian. Akan tetapi dengan menurunnya dukungan sungai-sungai sepanjang lumbung padi pulau Jawa ini, hal yang perlu dicermati adalah bagaimana menjaga serta memelihara seluruh DAS yang kita miliki sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih baik pada dekade sebelumnya.
Akibat Pemanasan Global juga akan memicu masalah kesehatan masyarakat. Karena suhu makin hangat, maka dengan sendirinya jentik nyamuk DB (Demam Berdarah) dan Malaria akan memiliki siklus hidup yang lebih pendek dan masa inkubasi penularan yang lebih singkat. Maka ledakan populasi nyamuk berbahaya ini akan bersifat lethal bagi masyarakat. Termasuk juga jenis penyakit lainnya seperti Diare, Leptospirosis, Asma, Kanker Kulit dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (COPD).
Lebih lanjut Kompas, 01.12.2007 menyarikan dampak Pemanasan Global bagi negara kita akan meliputi :
Perubahan Iklim
- Peningkatan temperatur Bumi
- Curah hujan yang lebih lebat
Pertanian
- Mengubah pola presipitasi, penguapan, air limpasan
dan kelembaban tanah
- Risiko terjadionya ledakan hama dan penyakit tanaman
- Terancamnya ketahanan pangan
Kelautan
- Naiknya permukaan air laut (bisa menenggelamkan
daerah pesisir yang produktif)
- Pemanasan air laut yang mempengaruhi keanekaragaman
hayati laut
- Peningkatan jumlah penyakit yang dibawa melalui air dan
vektor
Satwa
- Perubahan habitat. Hilangnya daerah pesisir berakibat pada
keanekaragaman hayati serta migrasi penduduk yang hidup
di kawasan ini
- Penurunan populasi amfibi secara global
Jadi jelaslah kini masalah Pemanasan Global memiliki dampak sangat serius bagi kelangsungan kehidupan dan penghidupan bangsa kita serta umat manusia umumnya di Bumi ini. Oleh sebab itu marilah kita mulai dengan diri kita sendiri untuk mengubah gaya hidup kita sendiri dengan cara sederhana seperti mematikan dua titik lampu listrik antara pukul 17.00 s/d 22.00, membuat sumur resapan, hemat energi dengan cara selektif menggunakan peralatan elektronik, mengurangi pemakaian mobil pribadi, mengurangi pemakaian kemasan plastik, memilah dan mengelola sampah rumah tangga, menanam pohon di halaman rumah dan banyak hal lain. Karena tanpa dimulai dari diri kita sendiri, masyarakat dan bangsa kita tidak akan berubah dan pada akhirnya semua manusia di Bumi tidak juga akan berubah. Mari kita mulai hari ini juga.
Sumber : Kompas, Gatra dan lainnya



pernahkah kamu meraskan,bahwa kamu mencintai seseorg,meski kamu tau cintamu tak mgkn berbalas,tapi kamu tetap mencintainya,,,,
pernahkah kamu merasakan,bahwa kamu sanggup melakukan apa saja demi seseorg yg kamu cintai,meski kamu tau ia takkan pernah peduli ataupun ia peduli dan mengerti,tapi ia tetap pergi.....
pernahkah kamu merasakan hebatnya cinta,tersenyum kala terluka,menagis kala bahagia,bersedih kala bersama,tertawa kala berpisah....
aku pernah.......
aku pernah tersenyum meski aku terluka,karena ku yakin Tuhan yg menjadikannya untuku....
aku pernah menagis kala bahagia,krn ku takut kebahagiaan ini akan sirna begitu saja....
aku pernah bersedih kala bersamanya,karena ku takut akan kehilangan suatu saat nanti...
dan aku juga pernah tertawa saat berpisah dgnnya,karena sekali lagi,cinta tak harus memiliki,dan Tuhan past telah menyiapkan cinta yg lain untukku....
aku tetap bisa mencintainya,meski ia tak dapat kurengkuh dalam pelukku,krn memang cinta ada dalam jiwa,dan bukan ada dalam raga....
semua org past prnh merasakan cinta.....
baik dari org tua,,,sahabat,,,,kekasih,,,,dan akhirnya pasangan hdpnya....
buat temanku yg sedang jatuh cinta...
selamat yach,,,
karena cinta itu sangat indah....
semoga kalian selalu berbahagia....
buat tmnku yg sedang terluka karena cinta...
hidup itu bagaikan roda yg terus berputar,satu saat akan berada di bawah dan hidup terasa begitu sulit,tetapi keadaan itu tdk utk selamanya,bersabarlah dan berdo'alah krn cinta yg lain akan datang dan menghampirimu....
buat tmnku yg tdk percaya akan cinta....
buka hatimu jgn menutup mata akan keindahan yg ada di dunia maka cinta akan membuat hdpmu jadi bahagia...
buat tmnku yg mendambakan cinta....
bersabarlah...
karena cinta yg indah tdk terjadi dalam sekejap....Tuhan sedang mempersiapkan segala yg terbaik bagimu,
buat tmnku yg mempermainkan cinta...sesuatu yg murni dan tulus bukanlah utk di permainkan....
cinta bukan suatu kehampaan...
semoga kalian berhenti mempermainkan cinta dan mulai merasakan kebahagiaan yg seutuhnya...
percayakah kalian bahwa cinta yg tulus,suci,murni,dan tak bernoda memiliki kekuatan besar dalam kehidupan di dunia ini ???
kini,kita bisa mengucapkan dengan senyum bahagia....
selamat datang cinta.....(^_^)
0 komentar:
Posting Komentar